16 Sep 2010

Hati-hati, kartu ATM/visa debit Bank Mandiri bisa digunakan tanpa PIN

Kartu ATM Mandiri yang merangkap kartu visa debit dapat digunakan di sebagian merchant tanpa PIN sama sekali. Yang dibutuhkan hanyalah tanda tangan di atas resi yang diprint, mirip seperti transaksi kartu kredit. Bedanya dengan transaksi kartu kredit adalah, jumlah transaksi akan langsung didebet dari rekening tabungan Anda. Merchant-merchant yang menggunakan IDC yang digesek, dan bukan dicoloklah, yang tidak menggunakan PIN seperti dijelaskan di atas.

Ini jelas tidak aman, karena jika kartu dicuri maka si pencuri dapat langsung membelanjakan kartu kita. Tanda tangan pun bisa ditiru langsung dari belakang kartu. Dan seandainya tidak ada tanda tangan kita di kartu pun, si pencuri tinggal membubuhkan tanda tangan palsu di kartu.

Ketika ditanyakan ke pihak Mandiri, ternyata:

* kita tidak bisa melakukan dispute seperti halnya di kartu kredit, jika kartu kita hilang atau dicuri, kita harus berlomba secepat-cepatnya untuk menelepon Mandiri untuk memberitahukan hal ini dan memblokir kartu. Jika kartu disalahgunakan pencuri sebelum kita lapor, semua transaksi yang telah dilakukan harus kita tanggung.

* kita tidak bisa mematikan fitur transaksi tanpa PIN ini.

Salah satu bukti lagi bahwa keamanan nasabah bukanlah prioritas nomor satu bagi bank.

Beberapa tip untuk meningkatkan keamanan:

* Jangan bawa-bawa kartu ATM/visa debit Mandiri Anda jika tidak perlu.

* Jangan pernah menandatangani kartu ATM/kartu kredit, melainkan coret-coreti saja sampai penuh sehingga tidak ada tempat untuk membubuhkan tanda tangan lagi. Dengan demikian, pencuri tidak bisa meniru tanda tangan kita, dan juga tidak bisa membubuhkan tanda tangan palsu.

* Pertimbangkan beralih dari Mandiri ke penerbit kartu lain yang lebih aman (contoh: BCA, di mana setahu penulis semua transaksi debit membutuhkan PIN).